***** SELAMAT DATANG DI WEBBLOG HALILINTAR BUDAYA, DAN TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA *****

Kamis, 16 Februari 2012

Warisan Budaya Indonesia

Indonesia, terkenal dengan keaneka ragaman suku dan budayanya. Walaupun ada beberapa budaya Indonesia saat ini terancam di akui oleh Negara tetangga , tetapi tidak membuat Indonesia kehilangan warisan budaya kita yang sudah di akui oleh dunia. Diantaranya adalah :
1. Candi Borobudur

13138442631199152821
Candi Borobudur
Candi Borobudur terletak di Magelang, jawa Tengah Kurang lebih 100 Km di sebelah Barat daya Semarang dan 40 Km di sebelah Barat Laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh penganut agama Budha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra.
Sejarahwan J.G.de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar Doktor pada tahun 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan . Berdasarkan Prasasti Karang Tengah dan Kahalunan, Casparis memperkirakan pendiri Borobudur adalah raja dari Dinasti Syailendra yang bernama Samaratungga sekitar 824 M. Bangunan raksasa itu baru dapat di selesaikan pada masa putrinya Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur di perkirakan memakan waktu setengah abad.
.
Struktur Borobudur tidak memakai semen sama sekali, melainkan system interlock yaitu seperti balol-balok lego yang dapat menempel tanpa lem. Candi Borobudur berbentuk punden berundak, yang terdiri enam tingakatan berbentuk bujur sangkar, tiga tingkat bebentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya.
Di setiap tingkatan di pahar relief-relief pada dinding candi. Relief-Relief tersebut di baca sesuai arah jarum jam atau di sebut mapra-daksina dalam bahasa Jawa kuno yang berasal dari bahasa Sanskerta daksina yang artinya adalah timur.
Setelah mengalami beberapa kali proses pemugaran, pada tahun 1991 Candi Borobudur di tetapkan sebagai warisan Dunia oleh UNESCO
2. Candi Prambanan

1313844170574639758
Candi Prambanan
Candi terbesar di Asia Tenggara, dengan tinggi bangunan utama 47 Meter. Candi ini terletak di pulau Jawa , kurang lebih 20 Km timur Yogyakarta, 40 Km barat Surakarta dan 120 Km selatan Semarang, persis di perbatasan antara propinsi Jawa Tengah dan daerah istimewa Yogyakarta.
Candi Rara jonggrang terletak di kompleks desa Prambanan yang wilayah di bagi antara kabupaten Sleman dan Klaten.
Candi Prambanan sejarah prasasti Indonesia. Candi rara jonggrang terletak di Prambanan adalah komplek candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi ini di bangun sekitar tahun 850 M oleh Rakai Pikatan, raja kedua wangsa Mataram 1 atau Balitung Maha Sambu semasa Wangsa Sanjaya.
Komplek candi ini terdiri dari 8 kuil atau candi utama dan lebih dari 250 candi kecil yang ukurannya berbeda-beda dan di sebut Perwara. Tiga candi utama di sebut Trisakti dan di persembahkan kepada Sang Hyang Trimurti: Batara Siwa Sang penghancur, Batara Wisnu Sang pemelihara dan Batara Brahma Sang Pencipta. Dalam kompleks candi Prambanan terdapat juga meseum yang menyimpan benda sejarah, termasuk Batu Lingga Batara Siwa , sebagai lambing kesuburan.
Pada tahun 1733 candi ini di temukan oleh CA.Lons , seorang berkebangsaan Belanda. Kemudian pada tahun 1855 Jan willem IJ Zerman mulai membersihakna dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari bilik candi. Beberapa saat kemudian Isaac Groneman melakukan pembongkaran besar-besaran dan batu-batu candi tersebut di tumpuk secara sembarangan di sepanjang sungai Opak . setelah mengalami beberapa kali pembongkaran dan renovasi akhirnya sejak tahun 1991 candi ini di lindungi oleh UNESCO.
3. Wayang kulit

13138443371011939241
Wayang Kulit
Wayang telah di akui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Karena kekuatan cerita dan kepiawaian para dalang sejak jaman kuno, wayang secara filosofis dan ontologism menunjukan wujud pikiran dan lakon kehidupan manusia. Wayang kulit adalah warisan budaya Jawa sejak jaman kuno yang berisi ajaran tentang watak jiwa manusia.
Wayang kulit sudah ada sejak jaman Kediri(1104 – 1222M). Yang kemudian mencapai puncak kepopulerannya dengan di tata berwujud gambar miring pada jaman Demak. Menurut Kitab Harjuna Wiwaha karangan Empu Kanwa di mamenang,-Kediri, ada kalimat yang berbunyi dan mengandung arti setelah di terjemahkan seperti ini :
“ Orang melihat wayang lalu ada yang menangis serta ikut prihatin dalam hati meskipun sudah tahu kalau yang di tinton itu hanyalah berwujud kulit di ukir dan di tatah di enmtuk seperti orang, bias bergerak dan berbicara, yang menonton wayang hanya seperti manusia yang mengagungkan keduniawian yang nikmat, lalu tiba-tiba tersadar bahwa semua itu hanyalah bayangan yang dating seperti siluman dan pergi seperti bermain sulap saja. Sebenarnya wayang itu bergerak dan berbicara ,tertawa, suka,ada yang menangis, bergerak menurut kehendak ki Dhalang yang menjalankan wayang tadi.”
Para seniman menganggap wayang sebagai salah satu puncak estetika Jawa, karena dalam satu pentas meliputi seni drama, seni lukis, seni music, seni tari dan seni audio visual. Istilah wayang juga memiliki banyak arti. Wayang ajadang di artikan sebagai tiruan orang,benda bernyawa,dan benda lainnya yang etrbuat dari pahatan kulit binatang, kayu, kertas dan benda-benda lainnya.
Ada jenis wayang, di mulai dari wayang di mulai dari wayang Beber, WayangGedhog, Waang Golek, Wyang keeling, Wayang kelitik, Wayang kulit, Wayang mumbling, Wayang kancil, wayang Sadat, Wayang Wong.
4. Keris

13138444681574781432
Keris
Keris atau The Crist adalah senjata tradisional yang berasal dari pulai Jawa dan telah di akui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Keris tertua di buat di pulau Jawa, di duga sebelum abad ke-6 atau ke-7. Di kalangan penggemarnya, keris buatan masa itu di sebut keris Buda.
Nenek moyang Jawa yang pada umumnya beragama Hindu dan Budha, tidak pernah di temukan bukti bahawa budaya keris berasal dari India atau Negara lain. Tidak pula di temukan bukti adanya kaitan langsung antara senjata tradiosal itu dengan kedua agama tersebut.
Yang paling terkenal dan di senut-sebut dalam cerita rakyat adalah Keris empu Gandring. Pada jaman kerajaan singasari ( 1222 – 1294M) keris itu di buat oleh Empu Gandring atas pesanan Ken arok untuk membangun kerajaan Singasari di Tumapel.
Keris terkenal lainnya adalah Kanjeng Kyai Ageng Sengkelat pusaka keraton Majapahit ( 1294 – 1478 M) dan Kyai Setan Kobar milik Arya Penangsang. Jenis senjata keris ini menyebar luas ke seluruh nusantara bahkan manca negara. Di pulau bali Keris di sebut kedutan, di Sulawesi selain menyebut keris orang juga menamakannya selle atau tappi. Di Philipina keris di namakan Sundang.Di beberapa daerah benda ini di sebut kerih, Karieh atau kres.
5. Batik
1313844522854979539
Batik
Seni batik dari Indonesia, khususnya pulau Jawa telah di akui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Kesinian batik di pulau Jawa sudah berusia ribuan tahun.Sejarahnya dapat diamati dari motif batik itu sendiri antara lain lukisan tanaman, bunatang dan cerita jaman dahulu.
Pekerjaan membatik di jaman dahulu merupakan suatu pekerjaan kebanyakan wanita dari kalangan bangsawan dan hasilnya hanya di pakai untuk kebutuhan keluarga sendiri. Ada peraturan keras bahwa seseorang hanya boleh memakai lukisan batik yang di izinkan. Dari beberapa macam likisan batik diantaranya “ parang rusak” hanya boleh di pakai raja dan di larang keras dipakai oleh orang biasa. Oleh sebab itu batik dengan likisan ini di namakan juga “ larangan”. Semakin lama batik semakin berkembang dan kini sudah banyak berdiri industri-industri batik. Akhir-akhir ini banyak sekolah-sekolah maupun perusahaan mewajibkan siswa/i dan karyawan/i mereka memakai batik untuk hari-hari tertentu.
Sungguh membanggakan, batik makin menggeliat beberapa tahun terakhir ini.
Beberapa daerah menjadi pusat batik yang populer, namun sulit untuk menentukan perbedaan antara masing-masing pusat batik tersebut. Namun pada garis besarnya, pusat batik di Indonesia ada beberapa daerah, antara lain :
- Tegal – Pekalongan
- Solo
- Yogyakarta
- Tulung agung
- Ponorogo
- Lasem
- Banyumas – Kedu
- Cirebon
- Tasikmalaya
- Jakarta dan sekitarnya
6. Situs Sangiran
1313844577123292868
Situs Sangiran
Pada tahun 1996 situs ini terdaftar dalam situs warisan dunia UNESCO.
Sangiran adalah sebuah situs arkeologi di Jawa tengah. Area ini memiliki luas 48 Km persegi, 15 Km sebelah utara Surakarta di lembah sungai Bengawan Solo dan terletak di kaki gunung Lawu. Secara administrative Sangiran terletak di Kabupaten Sragen dan kabupaten Karang Anyar, Jawa tengah. Pada tahun 1997, Sangiran di tetapkan oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan Indonesia sebagai Cagar Budaya.
Pada awalnya penelitian sangiran adalah sebuah kubah yang dinamakan kubah Sangiran. Puncak kubah ini kemudian terbuka melalui proses erosi sehingga membentuk depresi . Pada depresi itulah dapat di temukan lapisan tanah yang mengandung informasi tentang kehidupan masa lampau.
Tahun 1934 antropolog Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald memulai penelitian di daerah tersebut, dan tahun-tahun berikutnya hasil penggalian menemukan fosil nenek moyang manusia pertama , Pithecanthropus Erectus ( manusia Jawa). Ada sekitar 60 lebih fosil lainnya di antaranya fosil Meganthropus Palaeojavanicus telah di temukan di situs tersebut.
Di museum Sangiran yang terletak di wilayah ini juga di paparkan sejarah manusia purba sejak sekitar dua juta tahun yang lalu hingga 200.000 tahun yang lalu, yaitu dari kala Pliosen akhir hingga akhir Pleistosen tengah. Di meseum juga terdapat 13.086 koleksi fosil manusia purba dan merupakan situs manusia purba berdiri tegak yang terlengkap di Asia.
7. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan
13138446531255073576
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan
Taman nasional Bukir Barisan Selatan terletak di ujung wilayah barat daya Sumatera . Bukit Barisan Selatan di nyatakan sebagai Cagar Alam Suaka Margasatwa pada tahun 1935 dan menjadi taman nasional pada tahun 1982. Pada awalnya ukuran taman adalah seluas 356.800 hektar, tetapi luas tanaman saat ini yang di hitung dengan menggunakan GIS kurang lebih sebesar 324.000 hektar.
Kurang lebih dari 70 % dari taman ( 249.552 Ha) termasuk dalam administrasi wilayah Lampung barat dan wilayah Tanggamus, diman keduanya adalah bagian dari propinsi Lampung. Bagian lain dari taman mencakup 74.822 ha ( 23% dari luas taman keseluruhan) berada di wilayah Kaur dari propinsi Bengkulu.
Di tempat ini tinggal tiga jenis mamalia besar yang paling terancam di dunia, yaitu ;
- Gajah sumatra ( Kurang dari 2.000 ekor yang bertahan hidup saat ini)
- Badak Sumatra ( Populasi global keseluruhan 300 individu dan semakin berkurang drastic jumlahnya.
- Harimau Sumatra ( populasi gobal keseluruhan 400 Individu)
Taman ini di sorot sebagai daerah prioritas untuk pelestarian badak Sumatera melalui program Asian Rhino and elephant Action Strategy( AREAS) dari WWF. Terakhir pada tahun 2002, UNESCO telah memilih daerah ini untuk di usulkan sebagai World Heritage Cluster Mountainous Area beserta Taman nasional Gunung Leuser dan Kerinci seblat. Pembukaan hutan di area ini juga mendatangkan ancaman serius terhadap Spesies yakni perburuan liar. Sasaran keseluruhan proyek Taman Nasional Bukit Barisan selatan adalah menjamin stabilitas atau peningkatan populasi badak Sumatra, gajah Sumatra dn harimau sumatra
8. Taman Nasional Gunung Leuser
1313844728462161455
Taman Nasional Gunung Leuser
Taman Nasional ini mengambil nama dari gunung Leuseryang menjulang tinggi dengan ketinggian 3.404 meter di atas permukaan laut di Nanggore Aceh Darussalam. Secara administrasi pemerintahan terletak di dua propinsi NAD dan Sumatera Utara, dengan luas 1.049.692 Ha.
Taman Nasional ini meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pegunungan tinggi yang di liputi oleh hutan lebat khas hujan tropis, di kelola dengan system zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang bududaya, pariwisata dan rekreasi . Taman nasional Gunung Leuser memiliki 3 fungsi yaitu ;
- Perlindungan system penyangga kehidupan
- Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya
- Pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.
Salah satu objek dan daya tarik wisata alam yang terkenal dalam kawasan ini adalah Pusat Pengamatan Orangutan Sumatera – Bukit Lawang di kawasan wisata alam Bukit Lawang - Bohorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Di sisi lain Taman nasional ini juga mendapat perhatian karena maraknya kasus penebangan pohon illegal di beberapa lokasi yang menyalahi reservasi lingkungan.
9. Taman Nasional Kerinci Seblat
1313844794313932152
Taman Nasional Kerinci Seblat
Taman Nasional Kerinci Seblat adalan Taman Nasional terbesar di Sumatera, memiliki luas 13.750 Km persegi dan membentang pada empat propinsi yaitu, sumatera Barat, jambi, Bengkulu dan Sumatera selatan. Terdiri dari pegunungan Bukit Barisan yang memiliki wilayah dataran tertinggi di sumatera, yaitu gunung kerinci ( 3.805M)
Taman Nasional ini terdiri dari Mata air panas, sungai-sungai beraliran deras, gua, air terjun, dan danau Kaldera tertinggi di asia Tenggara, yaitu Gunung Tujuh. Memiliki beragam flora dan fauna serta terdapat 4.000 species tumbuhan tumbuh di area ini , termasuk bunga terbesar di dunia Rafflesia Arnoldi dan Bunga tertinggi di dunia , Titan Arum. Fauna di wilayah Taman Nasional antara lain Harimau Sumatra, badak Sumatra, Gajah Sumatra, Macan dahan, Tapir melayu, Beruang Madu, dan sekitar 370 spesies burung.
10. Taman Nasional komodo
13138456751592673020
Pulau Komodo
Taman Nasional Komodo terletak di antara propinsi Nusa tenggara timur dan Nusa tenggara Barat. Terdiri atas tiga pulau besar pulau Komodo, Rinca, dan Padar serta beberapa pulau kecil.Wilayah darat Taman nasional ini 603 Km persegi dan wilayah total adalah 1.817 km persegi. Pada tahun 1980 Taman nasional ini didirikan untuk melindungi Komodo dan habitatnya. Kemudian Flora dan Fauna secara umum juga di tambahkan.
Pulau-pulau ini aslinya adalah pulau vulkanis. Jumlah penduduk di wilayah ini kurang lebih 4.000 jiwa. Pada tahun 1986 Taman Nasional ini di terima sebagai situs warisan dunia UNESCO. Taman nasional Komodo merupakan sejarah prasasti Indonesia.
11. Taman Nasional Lorentz
1313844911727912869
Taman Nasional Lorentz
Taman nasional Lorentz terletak di propinsi Papua dengan luas wilayah sebesar 25.000 Km persegi merupakan Taman Nasional terbesar di asia tenggara. Taman ini masih belum dapat di petakan, di jelajahi dan banyak terdapat tanaman asli, hewan dan budaya.
Wilayah ini juga terdapat persediaan mineral. Operasi pertambangan berskala besar juga aktif di sekitar taman nasional ini.
Dari tahun 2003 hingga kini, WWF – Indonesia Region Sahul papue sedang melakukan pemetaan wilayah adat dalam kawasan Taman Nasional Lorentz. WWF telah melakukan pemetaan (2003 – 2006) di wilayah Taman nasional Lorentz yang berada di Distrik ( kecamatan Kurima Kabupaten Yahukimo) dan tahun 2006 – 2007 pemetaan di lakukan di Distrik Sawaerna kabupaten asmat.
Taman nasional Lorentz merupakan sejarah prasasti yang di resmikan pada tahun 1999 dan juga merupakan situs warisan dunia UNESCO.
12. Taman Nasional ujung Kulon

13138457221493174259
Taman Nasional Ujung Kulon
Taman Nasional ini mempunyai luas 1.206 Km persegi dengan 443 Km persegi di antaranya adalah laut, mulai dari Ujung Kulon sampai dengan Samudera Hindia . Terletak di bagian paling barat pulau Jawa , kawasan taman ini meliputi wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil di sekitarnya.


Pada awalnya Ujung Kulon adalah daerah pertanian dan beberapa masa sampai akhirnya hancur lebur dan habis seluruh penduduknya ketika gunung Krakatau meletus pada tanggal 27 Agustus 1883 yang akhirnya mengubah kawasan ini kembali menjadi hutan.
Taman nasional ini menajsi taman nasional pertama yang di resmikan di Indonesia, dan juga di resmikan sebagai salah satu Warisan dunia yang di lindungi oleh UNESCO pada tahun 1992, karena wilayah mencakupi hutan lindung yang sangat luas. Sampai saat ini kurang lebih 50 sampai 60 badak hidup di habitat ini.
Begitu banyaknya warisan budaya Indonesia, kita sebagai warga negara Indonesia pantas bangga dengan kekayaan alam di negeri kita, INDONESIA.
• Semoga bermanfaat.
(Dari berbagai sumber, Illustrasi Google & dokumen Pribadi)

0 komentar:

Poskan Komentar